Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Desember 2013

Ibu, Cinta Tanpa Akhir















Untukmu, Mama....
Kasih dan cinta kau gulirkan di seluruh aliran darahku
Hangat pelukmu kau eratkan di setiap rengkuhanmu
Melambung tinggi bagai bidadari aku menari
Saat lembut kau letakkan di atas kepala jari jemari

Di usiamu yang hampir senja kian sarat dengan cinta
Hingga aku selalu merasa bahagia jika kau ada
Menemaniku menyapa pagi di kilaunya mentari
Menyimak burung-burung yang bernyanyi menyambut hari

Dari kemarin, kini dan nanti, tak pernah habis kata untuk memujamu
Hadirmu selalu memberi warna mewakili bunga-bunga di hatiku
Cinta dan kasihku tiada akan pernah bertepi
Hingga di saat di mana kita akan kembali
  
Selamat Hari Ibu, Mamaku 
Semoga Allah selalu menyayangi dan memberkahimu
I Love you....

________________
22 Desember 2013

 




Selasa, 06 Agustus 2013

Renungan di Akhir Ramadan


                                   











Di akhir sujudku yang panjang, basah menyelimuti sajadah
Apa yang sudah aku lakukan, ketika taubat beribu kali terucap
Di ujung malamku yang gelap, isakan itu ingin melepas bongkah
Apa yang sudah aku kerjakan, ketika sadar membuatku terkesiap
  
Ketika berkah-Mu kembali datang, menghampiri jiwa yang mulai mengering
Cinta yang Kau beri, tak berbanding dengan nikmat dunia yang fana
Kutekuri langkah hati, akankah terlena lagi aku berpaling
Rengkuh dan raihlah hatiku, wahai Maha Pengampun Penguasa dunia

Di sini di sisa malam, kulantunkan dzikir dan doa
Mengharap kasih-Mu, di sepanjang nafas yang kuhela
Ya Ilahi Rabbi, lihatlah ke jiwaku yang selalu rindu mendamba
Pelukan rahmat-Mu, berkah-Mu serta cinta yang tiada tara

Di akhir sujudku yang panjang, kulepas doa dalam pasrah
Apa yang sudah aku lakukan, hanya mengharap tangan-Mu mendekap
Di sisa malamku yang senyap, kubisikkan pinta dalam desah
Apa yang sudah aku kerjakan, hanya pengampunan-Mu yang kuharap

Jika aku pantas menabur angan-angan
Bawalah  kesana hati dan jiwaku
Ke dalam surga  yang selalu menjadi impian
Menghirup wangi dan kehangatan kasih-Mu”

Medan, 7 Agustus 2013

Selasa, 02 April 2013

Bukan Wanita Sempurna



Sumber foto: http://princessislam.blogspot.com/2012/01/aku-bukanlah-wanita-yang-sempurna.html



Takkan kuhirau bosanmu yang kian membuncah
Biar kau mau menelan semua yang kupunya
Silakan ubah putih menjadi merah
Tak peduli sindirmu yang berlagak paling mulia

Sebaris merah bibirmu memainkan amarah
Kutepis perlahan tanpa hirau kau rasakan apa
Matamu jalang mengiringi nafas yang terengah
Kuhalau wajahmu yang menjelma segala rupa

Jangan merasa seakan paling sempurna
Gemeratuk gigimu menandakan kau manusia biasa
Tak berdaya menelan angkara dari rongga dada
 Tak berarti kau wanita paling tak berdaya

Duduklah ... seperti kita tak pernah berseberang kata
Andai rasa kasih tak kau paksakan terbang dan musnah
Kuyakin warna mukamu akan kembali sedia kala
Menebar ukiran senyum di bibirmu yang selalu basah
                                                                                
Peluhmu gambarkan isyarat kalau kau lelah
Peluk aku hingga galaumu raib dengan sempurna
Layangkan jauh dari sukmamu semua gundah
Sebab sia-sia memeluk murka yang membawa petaka
                                                                                

Bekasi, 03 April 2013




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...