Sabtu, 13 Juni 2015

Gracia Spa, Bukan Sekadar Menghangatkan Badan


Pemandian kolam air panas Gracia Spa (dokpri)
       Wisata menjadi salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mempererat dan menghangatkan hubungan sesama pengurus Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) Pusat. Kegiatan ini tidak akan terwujud jika tidak disepakati bersama. Mulai dari proses pemilihan tempat hingga anggaran yang dibutuhkan, semua dibicarakan bersama-sama.
Akhirnya atas kesepakatan bersama pula, pada tanggal 26 Mei 2015 yang lalu, ibu-ibu pengurus PIPEBI Pusat kembali melakukan kegiatan wisata bersama. Tujuan wisata kali ini sebenarnya ada ke beberapa tempat di Bandung dan sekitarnya. Namun, di postingan ini saya hanya mencatat destinasi pertama, yaitu Gracia Spa Resort. Yuk, disimak!

Menuju Gracia Spa Resort
            Selasa pagi itu, saya termasuk peserta wisata tercepat yang hadir di area parkir Gedung Bank Indonesia Kebun Sirih, Jakarta Pusat. Kepagian judulnya. Untunglah, saya tidak sampai bengong dan “makan angin” pagi sendirian. Ada Bu Betty (dari seksi pendidikan) yang menjadi teman mengobrol sambil menunggu ibu-ibu yang lainnya. 
Mbak Yarin (sekretaris PIPEBI) memberi arahan di dalam bus (dokpri)
            Akhirnya sekitar jam tujuh, kami pun berangkat menuju Gracia Spa Resort yang terletak di Blok Dawuan Cikondong – Ciater Subang, Jawa Barat. Selama di perjalanan dalam bus selalu diwarnai dengan canda dan tawa ibu-ibu. Tanpa terasa perjalanan sekitar dua setengah jam itu pun membawa kami mendekati area resor. Sejauh mata memandang, saya dimanjakan oleh hamparan perkebunan teh yang menghijau. Begitu sampai dan turun dari bus, udara dingin yang segar begitu memanjakan kulit saya. Segaaar ...!
Modelnya mulai beraksi :p (dokpri)
Sebelum masuk lewat pintu utama, mata saya sempat menyapu pemandangan sekitar. Lokasi Gracia Spa Resort yang berada di kaki gunung Tangkuban Parahu langsung menyedot perhatian saya. Kondisinya sangat tenang karena jauh dari pusat kota. Sangat cocok buat mereka yang ingin refreshing serta menjauh sejenak dari keramaian ibu kota.
Kabarnya, Gracia Spa Resort merupakan salah satu tujuan wisata favorit para pelancong. Wajar saja. Udara bersih dan sejuk yang dikelilingi oleh perkebunan teh, kolam air panas yang berasal dari Kawah Ratu, air terjun mini, dan beberapa sajian fasilitas lainnya mampu menawarkan daya pikat bagi wisatawan. Selain bisa melepas lelah akibat tumpukan pekerjaan, berendam di kolam air panas yang bermuatan ramuan spa membuat badan ikut merasa rileks.

Berendam di Air Panas
            Setelah masuk ke area kolam air panas, saya tak sabar ingin merasakan hangatnya air kolam. Rasanya benar-benar menikmati paduan yang serasi antara udara sejuk dan kehangatan air yang ditawarkan. Setelah menyimak arahan dari koordinator wisata, saya pun melesat untuk berganti pakaian. Sesaat kemudian saya dan ibu-ibu lainnya sudah berkumpul di dalam kolam. Wuaaah ...! Rasa hangat sempurna menjalari tubuh saya. Hangatnya air kolam ikut melancarkan peredaran darah. Segar sekali rasanya. 
Horeee ...! (lupa umur ... hahaha) - dokpri
Bu Betty dengan gaya punggungnya ^_^ (dokpri)
            Sayang, airnya asin sehingga tidak begitu nyaman dipakai untuk menyelam. Tapi, tidak begitu dengan ibu-ibu yang memang maniak berenang. Bahkan ada yang bolak-balik memperagakan gaya renang sambil menikmati kehangatan air kolam itu. Sementara saya dan yang lainnya menikmati kebersamaan dengan canda tawa sambil tetap berendam. Kompak! Tidak sampai sejam, cukuplah buat saya. Begitu keluar dari kolam, badan benar-benar bugar serasa baru dipijat.

Menunggu antrian lunch ^_^ (dokpri)
"Jangan dihabisin ya, Mbak Queen!" Hahaha (dokpri)
Setelah puas memanjakan diri berendam di kolam air panas, kami pun bersiap bersih-bersih untuk menunaikan shalat dan makan siang bersama. Agenda berikutnya adalah jalan bersama menuju air terjun mini yang berada tak jauh dari lokasi resor. Tiba-tiba hujan turun. Saya pikir kami tak akan sempat melihat air terjun itu. Alhamdulillah ... hujannya reda.

Air Terjun Tersembunyi
            Saya menyebutnya sebagai “Air Terjun Tersembunyi”. Tempatnya memang terselip di area resor. Kami harus berjalan kaki menyusuri bangunan tempat penginapan Gracia Spa dengan jalanan yang naik dan turun. Tidak terlalu jauh, namun air terjun itu tidak terlalu populer seperti Air Terjun Maribaya yang berjarak sekitar 20 menit jika berkendara. 
Pose andalan. Bwuahaha (dokpri)
"Lihat siniii ...!" Klik! (dokpri)
Bagi saya, penampakan air terjun itu cukuplah menyejukkan mata. Tidak ada pilihan lain selain mengabadikannya dalam kamera. Klik! Saya pun beraksi dengan pose berlatar belakang air terjun. Lumayanlah buat belajar mengasah diri jadi model. Hahaha .... *siapin kantong kresek*

Jadi Model (lagi) di Perkebunan Teh
            Wisata bersama dalam sehari ke Gracia Spa Resort tidak bisa memuaskan diri dengan segala fasilitas yang disediakan. Harus bermalam sebenarnya. Namun, pilihan kami pada beberapa lokasi sudah lebih dari cukup untuk refreshing. Bukan sekadar menghangatkan badan, tapi juga hati untuk kembali melanjutkan program kerja yang sudah ada.
Inilah mantan model-model lawas itu. Qiqiqi (dokpri)
Masih pantas kan? *maksa* (dokpri)
Sebelum benar-benar meninggalkan area resor, kami menyempatkan untuk singgah di perkebunan teh. Tidak lama. Hanya beraksi lagaknya model tahun ’60 dan ‘70an. Bukan sekadar memoto pakai hape, tongsis pun ikut diberdayakan. Klik! Saya kembali ikut menjadi barisan model wanna be. Hahaha .... *siap-siap digetok tongsis*
            Nah, usai sudah catatan saya tentang wisata bersama ibu-ibu pengurus PIPEBI Pusat ke Gracia Spa Resort. Di bagian lain (kalau ada waktu ya ... hihihi), saya akan melanjutkan destinasi berikutnya. See ya! [Wylvera W.]

10 komentar:

  1. Serunya emak2 pada mainan air. Kebun tehnya menyegarkan mata banget mbak Wik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak sampai lupa kalau sdh kepala 4. Hahahaha ....

      Hapus
  2. Ooh di daerah Ciater ya, Mbak? Boleh juga nih buat referensi jalan-jalan keluarga. Btw dress code-nya pink ya? Kompak, euy ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Nik. Recomended banget deh lokasinya.
      Btw, iya ni kompakan bajunya. ^_^

      Hapus
  3. Ini bener-bener wahana refreshing ya mba, siip

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tenang, sejuk, dan udaranya bersih banget. :)

      Hapus
  4. perkebunan teh memang top.. buat foto2..!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, pas banget buat yang narsis kayak Eike. Hahaha ....

      Hapus
  5. bahagianya lihat kakak2 pada happy narsis, gitu. :D

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...