Sabtu, 04 Mei 2013

Majalah Insani kembali Terbit



 
Alhamdulillah... Majalah Insani milik keluarga besar Bank Indonesia (khususnya ibu-ibu Istri Pegawai Bank Indonesia/PIPEBI) yang kini saya gawangi akhirnya terbit juga. Sedikit terlambat dari target tanggal yang ditentukan, tapi ini tak menjadi halangan untuk tetap mensyukurinya.

Dengan tampilan ilustrasi cover terbaru

Tampilan isi Insani kali ini memang agak sepi, karena iklan yang biasanya memberi warna, di edisi ini tak terlihat sama sekali. Tak cukupnya waktu bagi tim redaksi memberikan penawaran kepada relasi yang sebelumnya pernah mengisi kolom iklan, membuat kolom itu ditiadakan untuk edisi ke-20 ini.
Untuk edisi kali ini, kami mengangkat tema, “Momprenuer, Mimpi atau Tantangan?” Awalnya sedikit terjadi keraguan untuk mengangkat tema tersebut. Mengingat ibu-ibu istri pegawai Bank Indonesia sepertinya tabu untuk berbicara soal bisnis. Fasilitas dan kebutuhan yang selama ini sudah dipenuhi oleh lembaga tercinta inilah, salah satu pemicu keraguan saya sebagai pemimpin redaksi. Tema ini mungkin saja akan menjadi dilema jika diangkat sebagai topik utama dalam Majalah Insani yang bakal dibaca oleh hampir seluruh keluarga besar Bank Indonesia. Saya khawatir akan terjadi pro dan kontra.


Namun, saya berpikir ulang. Sebaga istri pegawai Bank Indonesia, rasanya tak ada salahnya kami ikut berbicara bisnis, apalagi bagi mereka yang memang banyak menghabiskan waktunya di rumah alias bukan pekerja kantoran seperti sang suami. Bisnis itu bisa berupa usaha katering, jual beli pakaian jadi, dan lain sebagainya yang lebih dekat dilakukan oleh ibu-ibu rumahan. Akhirnya usulan tema ini pun disepakati. Jadilah tulisan dari pengalaman ibu berbisnis itu mengisi halaman Insani di edisi kali ini. Diwarnai dengan artikel-artikel lainnya yang sudah menjadi rubrik khusus di Insani, melengkapi edisi kali ini.



          Sebagai pemimpin redaksi yang baru seumur jagung, saya tak luput dari kekhilafan. Tampilan dan sajian Majalah Insani kali ini mungkin tak semulus dari edisi-edisi sebelumnya. Mulai dari tampilan cover maupun isi tentu saja terselip kekurangan di sana-sini yang mungkin saja nanti akan menjadi bahan kritik bagi pembacanya. Namun, semua itu akan saya jadikan catatan masukan untuk ke depannya kelak.



 
        Demi membagi rasa syukur akan keberhasilan kami sebagai tim redaksi untuk mempertahankan agar majalah ini tetap terbit, saya tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah ikut terlibat dalam proses terbitnya. Semoga di edisi berikut saya dan teman-teman setim bisa memberikan sajian yang lebih bermutu dan menginspirasi. Aamiin. []

NB:
Bagi yang ingin memasang iklan di Majalah Insani, silakan cek tarifnya.




2 komentar:

  1. wah...sangat bermanfaat nih bukunya, banyak info dan cerita yang kratif... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini bukan buku, Mas. Ini majalah internal kita. Btw, terima kasih sudah berkunjung ya. :)

      Hapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...